Pagi ini pastinya banyak sekali orang yang bangun sebelum subuh. Ada 2 alasan, pertama untuk sahur puasa arafah, dan yang kedua untuk persiapan mengikuti test CPNS. Saya dan istri bangun karena kedua hal tersebut, meskipun saya tidak ikut test CPNS, tetapi tetap saja harus bangun pagi untuk sahur dan persiapan mengantar istri ke Wonosari.

SMA Muhammadiyah I Wonosari
Sejak kemarin sore turun hujan, setelah beberapa hari tidak ada hujan, dan pagi ini ternyata hujan turun lagi. Jam 05:40 saya dan istri berangkat dengan motor, tentu saja masing-masing memakai mantrol sendiri agar lebih nyaman.
Sampai di Patuk dekat Radio GCD sudah jam 06:40, dan mulai dari arah Piyungan naik ke atas di sepanjang jalan Wonosari, sudah mulai terlihat banyak sekali motor yang naik, tentu saja saya yakin bahwa 99% adalah para peserta ujian CPNS di Wonosari, sebab jika hari minggu, biasanya jalan sepi jika kebetulan saya pas masuk kerja hari minggu.
Saya mengendarai motor dengan santai, rata-rata jalan 40-45kpj, karena saya yakin dengan estimasi waktu tempuhnya. Dan dengan yakinnya saya langsung menuju ke SMK Muhammadiyah Wonosari, dekat alun-alun Wonosari, ternyata eh ternyata setelah saya lihat di papan pengumuman, rupanya saya salah tempat, dan setelah saya baca secara seksama, tenyata istri saya tempat testnya di SMA Muhammadiyah I Wonosari, walah kasihan istri saya, tapi saya meskipun sedikit panik, tapi karena jam baru menunjukkan 07:10, maka saya sembunyikan kepanikan saya, saya langusng baca peta, lalu meluncur ke arah SMA Muhammadiyah I Wonosari. Dan untunglah langsung ketemu, istri saya yang melihat plakat namanya di pinggir jalan.

Ruangan dan daftar peserta tes, 20 orang per ruang
Tiba di SMA langsung masuk lokasi, dan langsung parkir, istri mencari ruangan untuk test, dan saya akhirnya menunggu di masjid yang berada di dalam lokasi SMA, sambil ngetik tulisan ini. Ada sekitar 15 orang yang menunggu bersama saya di masjid. Kondisi masih juga rintik gerimis saat ujian dimulai jam 8 tadi.
Sepertinya banyak juga yang test, saya pikir banyak yang ikutan test di Kabupaten GunungKidul karena memang di Koran KR, selalu disebutkan bahwa yang bakal diterima nantinya adalah murni berdasar hasil test yang dilaksanakan oleh UGM, yach berprasangka baik saja bahwa memang semuanya fight dengan jujur, tidak ada suap-suapan. Sehingga kalau ikut test di Kabupaten GunungKidul ini, rasanya lebih fair dan kalaupun tidak diterimapun bisa berlapang dada, karena yakin yang diterima memang yang terbaik.

Daftar Peserta yang barengan istri saya
=================================================
update 17 Desember 2008
Hari ini pengumuman yang lolos tes CPNS di GunungKidul via download di website, dan ternyata dari daftar diatas, hanya Nomer 8 saja yang diterima. Selamat buat mas Edi Marwanto, boleh tahu dan sharing gimana resep belajarnya serta resep mengerjakan soalnya, biar berguna bagi pembaca blog saya.
==================================================
Test berlangsung 200 jam dimulai dari jam 08:00 tepat. Sehingga kurang lebih jam 11:20 WIB nanti baru usai.
Sekarang jam 9:45, dan hujan malah makin deras, pasti pada kedinginan tuh yang lagi test, semoga saja PLN tidak mati, karena kalau sampai mati, alamat test dengan kondisi remang-remang di dalam kelas.
Jam 11:15 akhirnya waktu test sudah usai. Seru juga tadi saya sempat mendengar dari para peserta yang keluar duluan, mungkin soal test terlalu gampang bagi mereka, atau kebalikannya, yaitu soal test terlalu sulit untuk mereka, sehingga memutuskan untuk menyerah sebelum waktu berakhir, dan sepertinya kemungkinan kedua yang mendekati kebenaran.
Soalnya sepertinya ada 200 soal, 50 soal umum, 50 soal Bahasa Inggris, 50 Soal Tentang internet dan komputer [word, exel. powerpoint], yang 50 soal lagi apa ya? lupa saya. Kebanyakan pada mengeluh soal bahasa inggris yang sebanyak 50 soal, mereka pada mengeluh karena test untuk Guru Matematika, kok soal matematikanya hanya sedikit, malah lebih banyak soal Bahasa Inggrisnya, memang mau jadi guru inggris? Begitu gerundel mereka yang keluar duluan.
Saat istri ditelpon adik saya yang ikut test CPNS di Kabupaten Sleman, rasanya soalnya sama persis, jangan-jangan memang semua soal CPNS di Jogja dibuat sama oleh UGM, karena enggak mau repot, maka soalnya dibuat seragam saja seperti diatas tadi. Sebenarnya kalau mau lebih baik misal untuk soal guru Matematika harusnya ya lebih banyak soal matematikanya [ini menurut pendapat saya].
Dengan soal yang seragam seperti ini, memang memudahkan dalam mengoreksi dengan komputer, saya rasa nantinya faktor Lulusan dari Universitas apa, IPKnya berapa, Umur, dan Domisili peserta akan menjadi pertimbangan juga dalam menentukan diterimanya atau tidak menjadi PNS.
Istri saya menyadari bahwa ia lemah di bahasa inggris, tapi saya hibur bahwa saya yakin sebagian besar tentu mengalami hal yang sama, bahasa inggris kalau memang tidak les dari kecil, mana bisa paham.
Sebagai suami saya selalu berdoa minta yang terbaik bagi istri saya, baik diterima ataupun tidak saya yakin itu adalah terkabulnya doa saya kepada Allah SWT.
DIarsipkan di bawah: Keluarga
nice story, but don’t like a husband scarry with his wife. ha…ha.kasih tau dong cara stream tv di internet, thanx
@ budak
enggak dong, ngemong saja.
Cara streamtv, tinggal buka misal http://www.tvone.co.id lalu klik saja gambar video tv. Tapi kecepatan akses internetnya harus minimal 256kbps. biar gak putus-putus gambarnya. Selamat mencoba
Halo bang adiyanta….wah rajin ngeblog ta ??
Tinggal di mana bang???
Nice day
@ryo_321
Halo juga, yah ngeblog untuk hiburan mas, syukur-syukur berguna bagi pembaca.
Saya asli Jogja mas.
Nice day too.