Tata cara mendaftar haji

Bagi yang belum tahu tata caranya mendaftar haji, saya bagikan pengalaman saya saat mengantar mertua mendaftarkan Haji.

1. Ke bank yang ditunjuk, kalau saya tadi ke BRI, bukan sembarang BRI tapi BRI yang Cabang, yang paling tinggi tingkatannya di kabupaten, berhubung saya kabupaten Sleman, maka ke BRI Cabang Sleman di Jalan Magelang dekat Samsat Sleman.

2. Sampai di BRI bilang ke satpan mau daftar Haji, nanti akan diarahkan pak satpam harus ambil antrian di bagian mana, tadi saya antrian di CS (Customer Service).

3. Saat giliran di CS tiba, maka bilang mau daftar haji, nanti oleh CS akan dijelaskan untuk tabungan haji maka minimal harus buka dengan nominal Rp. 50.000,- dan kalau mau mendapat nomor antrian, harus menyetor Rp. 20.000.000,- jadi total Rp 20.050.000,- Jadi jika anda ingin segera masuk daftar antrian, maka minimal uang yang harus anda setor adalah Rp. 20.050.000,-

4. Nanti akan diberikan kertas keterangan dan Buku Rekening Tabungan Haji, selesai disini, maka anda harus pergi ke kantor Departemen Agama sesuai domisili, maka saya ke kantor Depag Sleman, di Komplek perkantoran kabupaten Sleman, jalan Merbabu.

5. Di depag ini, langsung menuju ruangan yang pendaftaran haji, nanti disini serahkan saja KTP, Buku rekening tabungan haji, dan surat dari BRI. Dibagian ini harus ngisi-ngisi form seusi KTP. Pastikan sesuai KTP.

6. Langkah selanjutnya adalah foto, untuk foto ini prinsipnya bisa dimana saja, tetapi di depag juga menyediakan, dan tadi biayanya per orang Rp. 70.000,- memang format fotonya lain, yaitu benar-benar close-up, bukan foto setengah badan, jadi dominan kelihatan secara jelas bentuk wajahnya. Jika foto diluar depag kemungkinan salah bisa terjadi, sehingga foto akan ditolak, kan malah bolak balik pusing.

7.Masih di depag tapi dibagian lain, untuk mendapatkan surat keterangan yang ada di surat itu ada foto yangdiambil langsung via webcam, surat ini untuk dibawa ke BRI lagi.

8 Jadi balik lagi BRI menyerahkan surat dari Depag tadi, dan juga Rekening tabungan haji dan KTP asli masih juga diminta, nah proses di BRI ini adalah mentransfer uang sejumlah Rp. 20juta ke rekening menteri agama, langkah ini memang harus dilakukan agar bisa mendaftar haji dan mendapatkan nomor antrian, dan ini dilakukan secara ONLINE. Nah nanti di rekening kita tinggal Rp. 50.000,- karena yang 20juta sudah masuk ke rekening Menteri Agama.

9. Kelar sudah, setelah proses ini usai, tinggal menyerahkan lagi surat dari BRI ke depag lagi, disertai dengan foto kopi KTP 5 lembar, KTP tidak perlu dilegalisir di kalurahan atau kecamatan.

Selesai.

Untuk mertua saya tahun keberangkatannya adalah tahun 2012, jadi masih 3 tahun lagi, ini karena kuota haji DIY yang memang sudah penuh sampai tahun 2011. Untuk tahun 2012 ini saja sudah terdaftar sekitar 2000 calon haji, dari sekitar 3000 kuota untuk Yogyakarta.

Jika anda ingin sedikit-demi sedikit nabung, maka rekening haji tadi bisa anda masukan uang, bebas di BRI manapun. Tetapi nanti saat pelunasan haji, maka haru s ke BRI yang dipakai untuk mendaftar.

Demikian semoga berguna, maaf sudah ngantuk, ngetiknya kurang tlaten.

19 Tanggapan

  1. perlu sih…
    tapi kapan yah saya bisa naik haji??
    phhhh…

  2. daftar lewat biro jasa, apakah dijamin bisa cepat tidak usah pakai daftar tunggu ?

  3. @ Sukirno, mungkin yang ONH Plus ya? atau kuota khusus sepertinya memang ada kok, tapi pasti mahal, bisa lipat 2x lebih mungkin.

  4. nice info Mas :D

  5. @ Mas Taufik
    Semoga sebentar lagi menjadi Haji Taufik Hidayat. Ok Mas?!!!

  6. Salam kenal Mas,.. aku dr Jkt,
    …Suwun mas,… share nya bagus plus bermanfaat,..

  7. Mas Hadiyanta, kalo ONH 2009 totalnya brapa yah (termasuk yg Rp.2.050.000)? apa sama utk setiap daerah?

    Makasih

    • maaf saya belum update ONH 2009, karena mertua naik hajinya 2012. Tapi sepertinya naik.

      Yang 20.000.000,- kan sudah disetor ke rekening MENTERI AGAMA, nah misal besok biaya haji adalah 35 juta untuk satu orang, maka tinggal melunasinya dengan menambah 15juta. jado 20 Juta + 15 juta = 35 Juta. biasanya pelunasan ada jadwalnya tersendiri, yaitu di tahun mau berangkat, kalau belum bisa melunasi maka yang nomor antrian di bawahnya bisa naik.

  8. misal tidak lewat BRI bs tdk ya<banlk yang Syariah gt

  9. waduh.. nunggunya 3 tahun lagi. Kalau dalam masa penungguan orangnya meninggal, itu uang yg sudah di transfer ke depag gimana? mohon info.

  10. Mohon maaf saya mau menambahkan pengalaman saya. Tanggal 24 September saya ke Kandepag Depok Jabar mau mendaftar tapi ternyata ada syarat lain yang harus di bawa yaitu : 1. Surat keterangan domisili dari kelurahan yang ditempel materai 6000 (Diurus mulai dari RT sd Kecamatan) 2. Surat kesehatan dari Puskesmas terdekat (diwilayah dia tinggal). 3.Foto copy Kartu Keluarga yang masih berlaku.

    • @ Subeki
      Mungkin tiap daerah lain aturannya, kalau saya nilai hal tersebut untuk menfilter bahwa jamaah haji yang daftar di DEPOK JABAR memang orang asli berKTP BOGOR, bukan selundupan dari luar daerah, ini terjadi karena kuota haji yang terbatas sehingga semua pingin cepat naik haji walaupun dengan mendaftar di daerah lain, semoga tidak ada manipulasi KTP, KK, SURAT SEHAT PUSKESMAS dll, sehingga memang tujuan awalnya tercapai.

  11. terimaksih atas informasinya, insyallah akan segera ke depag u daftar alhamdulillah rek haji sdh 20 juta setelah hampir 3 tahun saya buka rekening tab haji, doain deh semoga nanti pas berangkat bisa menutup kekurangannya.

  12. mas,hadi..trima kasih bnyk infonya..semoga Allah sll meRahmati mas..sy doakan biar mas cepet naik hj jg+istri..amiin

Tinggalkan Balasan