Kerja di kampung halaman sendiri


Inilah yang patut saya syukuri, bahwa saya kerja di kampung halaman sendiri, kerja di Jogja dari awal bekerja sampai sekarang ini. Saya tidak perlu pusing memikirkan ritual mudik, karena tiap hari saya mudik. Mikirin mudik bisa berarti memikirkan jadwal berangkat, memikirkan harus naik apa, dan ujung-ujungnya harus punya segepok uang untuk terlaksananya hal tersebut. 

Karena transmisi tvOne tempat saya kerja ada di kabupaten Gunung Kidul, maka dapat dipastikan di akhir-akhir bulan puasa dan seminggu setelah lebaran, saya akan “balapan” dengan pemudik Gunung Kidul yang memakai sepeda motor, karena saya harus juga melewati ruas jalan wonosari sampai ke depan Polantas Patuk.

Hanya saja masih ada sedikit gangguan, yaitu belum selesainya jembatan di Piyungan, tetapi saya lihat dikebut terus, semoga saja mendekati hari lebaran besok sudah kelar, sehingga tidak ada bottle neck di jembatan Piyungan.

Bagi para pemudik, selamat datang di jogja khususnya di gunung kidul, jaga hati, jangan emosi di jalan, hidupkan selalu lampu utama motor anda. Jangan lupa berdoa semoga diberikan keselamatan dan kelancaran. Amin.

2 Tanggapan

  1. wah betul itu, enak kerja di kampung sendiri,tidak seperti saya yg jau begini..mesti mikirin kapan mudik+mikirin ongkosnya…

    Suka

  2. for every one who love electronics hobby.. just click this sites http://serbaserbi.890m.com

    Suka

Silahkan memberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: