Mencoba vario 125 PGMFI ala kadarnya


Alhamdulillah tadi jam 10 lewat 5 menit, saya sampai di Stadion Mandala Krida, tempat berlangsungnya launching Honda Vario 125 PGMFI. Saya dan sedulur koboys hadir kesini murni karena penasaran dengan motor ini, tidak ada undangan dari AHM kepada saya dan koboys. Mestinya saya menghadiri undangan AHM di Jakarta, tapi apa daya undangannya tidak ada tiket PP, ya sudah menghadiri yang dekat saja 😀

tenda pameran

Suasanya jam 10 lewat dikit sudah rame, orang sudah berkerumun di tempat pendaftaran testride, lalu saya, Adhani dan Yusuf P220 juga menuju kesana dengan sebelumnya poto-poto dengan CBR 150 R repsol edition. Saya ketemu mbak Mei dari AHM di bagian tenda test ride, minta goddie bag gak dikasih he he. Lalu kami antri menuju tempat test ride. Ada 3 motor untuk testride, sepertinya tadi CBS semua. Sempat antrian agak kacau karena panitia sepertinya tidak pengalaman, maka saya usulkan untuk antri tiga baris, karena motornya ada 3, dan alhamdulillah saran saya dipakai, dan bisa lancarlah antriannya.

Siap test ride

Saya kebagian urutan nomer 4 atau 5 kalau tidak salah, langsung saja pakai jaket, helm, knee protecter dan sarung tangan, dan tancap gas di lintasan yang sudah disediakan. Tidak lupa saya hidupkan GPS android untuk mengaktifkan aplikasi speedometer SPEEDVIEW, tapi lintasan yang pendek menjadi kendala GPS tidak bisa begitu berguna melacak kecepatan secara konstan. Saat sesi testride sekitar jam 13:00 sudah mulai pada tidak pakai knee protector, bahkan para tokoh film kartun jepang dan indonesia (cosplay) pada testride tanpa helm.

mantab helemnya

kasih jempol dulu sebelum test ride

Saya kemarin sudah testride ala kadarnya Yamaha Mio J, rasanya sebagai orang awam tentang motor, tarikan Mio J lebih responsif dan tidak terbatasi. Nah kalau Vario 125 ini saat saya tarik gas pol, sepertinya  konstan tertahan pada kecepatan antara 30-40 kpj sulit naik lagi dengan cepat. Mungkin ini untuk membuat konsumsi BBM irit ya. Saya bisa nulis ini bukan tanpa pembanding, karena saya tadi ke Mandala Krida pakai Honda Beat punya istri, dan honda Beat lebih responsif dari Vario 125 PGMFI. Tapi tahu sendiri, dari rumah ke Mandala Krida yang kurang lebih berjarak 15 KM, beat saya habis setengah liter, terlihat di parameter fuelnya.

Selepas testride, kita mendapat gratisan minum, setelah mendapat segelas es lemon tea, kami duduk di meja, eh datang mbak-mbak dari AHM meminta kami pergi, katanya area ini khusus untuk media, lebih tegasnya wartawan, saat saya bilang blogger boleh tidak, lalu dijawab ini untuk umum dan wartawan. Glodak tibakke ora ngerti blogger iki mbakke. Yo wis kita lalu cabut dari kursi.

Tandem, mbonceng Adhani untuk test membandingkan kecepatan speedometer dengan aplikasi SPEEDVIEW android berbasis GPS

Saya jadi ingat Pulsar 180 UG4 saya, naik pulsar ini harus alusan, tidak bisa langsung tarik gas, malah ora mlayu, harus soft naik ke 7000-8000 rpm baru masukkan ke gigi yang lebih tinggi, kalau waton muter gas, malah tersendat. Nah untuk vario 125 ini tampaknya harus dikendarai dengan halus, tidak yak yakkan, dan tidak mengejar kecepatan saat baru start, misal di lampu bang jo (traffick light). Lagi pula sekarang ini kalau di jalanan kota Jogja yang saya rasakan, memang lebih nikmat pakai matic dan ridingnya santai saja, ikuti aliran kendaraan lain, tidak perlu bejijakan leh numpak.

koboys pertamax yang punya Vario 125, Yusuf P220 beli cash, nomer 12

Akhirnya semua kembali ke selera, kalau mau numpak motor matic alusan, rasanya Honda Vario 125 ini lebih cocok, kalau mau yang tarikan lebih responsif, ya pilih saja Yamaha mio J.

Oh iya saya semapt mencoba bagasinya ternyata muat helm fullface, mantab kan.

Makin siang, sedulur koboys yang hadir makin tambah banyak, baiknya saya absen saja.

1. Hadiyanta

2. Adhani Jauhari

3. Yusuf P220

4. Hilarion Didik MP

5. Samudro Dipo & wife

6. Begawan Gora

7. Rifky Mercon

8. Agunk AE (batal hadir karena sayang sama vario lamanya)

Yusuf, Dipo, Hilarion, Adhani, Begawan, Mercon (KIKA)

Tadi Yusuf P220 membeli Vario 125 untuk istrinya. Selamat, selamat.

Akhirnya jam 13 kita bubar, dan jam 13:30 saya sampai rumah lagi.

Iklan

16 Tanggapan

  1. jali… jajal langsung beli 😀

    Suka

  2. joss…diurut alon2 emang matik rasa sedan iki…

    Suka

  3. ngaku ternak koq raoleh tiket guratis 😦

    Suka

  4. Tenagane loserr… :mrgreen:

    Suka

  5. mantap.,,
    kapan2 mw ikutan test drive’a dink.,, hehe

    blogwalking @your pgmfi 😀

    Suka

  6. mantaf mas hadiyanta….

    Suka

  7. apik tanpa tedeng aling aling

    Suka

  8. tuk alon riding…

    Suka

  9. pelintis gas pelan-pelan :mrgreen:

    Suka

  10. paling sip ya…pelan-pelan dulu to… baru terasa enaknya….
    he…he…he…
    mikir apa ya..

    Suka

  11. aku tes ride jam 15:30 ora oleh minum gratis, mesti wes do dientekke sedulur Koboys yo?

    http://blogpakyo.wordpress.com/2012/03/11/tes-ride-vario-125-pgmfi-skutik-sporty-berjiwa-lembut/

    Suka

  12. […] seperti dulur dulur blogger n dulur dulur koboys yang sudah beruntung telah “menikmati” new honda vario 125, ane lihat aja cuma di wesite […]

    Suka

Silahkan memberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: