TV mu dirumah digital belum?


Sering kali kita rancu dan bingung tentang tv digital.

Apakah tv penerima saya dirumah sudah digital?

===================================================================

oh TV ku kan tv digital, sudah teknologi LED.

TV ku juga sudah digital, kan sudah LCD

TV ku juga sudah digital, kan TV Plasma

ini tv ku digital lho, kan ada di HP dan di tabletku android

wah TV ku belum digital nih, kan masih tv TABUNG yang bentuknya kotak besar.

===================================================================

CRT (tabung), LED, LCD, Plasma, adalah teknologi layar TV. Layar tv sebenarnya NETRAL saja posisinya.

Memang ada SDTV alias standard tv yang rasionya adalah 4:3 (rasio panjang X lebar)

dan ada layar TV dengan rasio 16:9, yang support HDTV, jadi TVnya lebih panjang.

Boleh jadi saya hanya punya TV tabung, tapi bisa juga anda punya LED, LCD atau plasma TV dirumah. Semua itu adalah LAYAR TV, digital atau bukan adalah tergantung masukannya.

Saya bisa nonton tv digital satelit, dengan memakai receiver atau STB DVB-S/S2.

saya bisa nonton tv digital teresterial, dengan memakai receiver atau STB DVB-T2

saya bisa menonton tv digital kabel, dengan memakai receiver atau STB DVB-C (cable)

ingat saya hanya punya satu  TV lama model tabung yang bentuknya kotak besar.

Tambahan, untuk yang nonton tv di HP atau di tablet android, semua itu masih receiver analog. Belum saya jumpai HP atau tablet android dijual di indonesia yang sudah include receiver DVB-T2. (inspirasi dari kang Triyanto Banyumasan)

karena saat ini tv digital teresterial sedang tahap memulai siarannya, maka jangan heran jika besok ada produsen TV yang melengkapi TV nya dengan receiver abalog dan receiver DVB-T2 sekaligus, dan untuk saat ini saya sarankan dengan sangat, jika beli TV, tolong beli  yang sudah ada receiver DVB-T2 nya. Biar langsung bisa melihat TV digital teresterial DVB-T2, dan jika misal ada tv yang belum siaran digital, anda masih bisa melihatnya dengan merubah ke pilihan receiver analog.

Semoga bermanfaat.

#bisa jadi saya salah dalam definisi dll, mohon koreksinya, karena saya juga sedang belajar.

Iklan

19 Tanggapan

  1. Wah, masih pake boster. Harga receivernya paling murah berapa mas?

    Suka

    • kalau yang DVB-T2 belum ada yang jual, tunggu awal tahun 2013 saya kira para bakul sudah tahu ada barang jualan bagus.

      Suka

  2. nongton nang ngandroid nembe

    Suka

  3. kalo saya mah pake tv lcd 32in,siaran nganggo matrixHD colokanne kabel HDMi bro 🙂

    Suka

  4. mas hadi, saya mau tanya…. berhubung saya ada niatan untuk beli tv lcd / led kira2 gimana caranya supaya kita tau kalo tv itu udah ada receiver DVB-T2 ? trus kalo misalkan udah ada berarti nanti kita gak perlu lagi beli receiiver DVB-T2 ya… kira2 merk tv apa aja yang udah ada receiver DVB-T2 nya ? mohon pencerahan nya, terima kasih…

    Suka

  5. kalo LG32LS3400 dah difital belum soalnya pas beli sih dapet siaran TVRI digital nyampe 4 chanel trus biar receivingnya bagus antena recomended apa yaaa..hatur buhun dari jakarta..

    Suka

  6. dijital itu identik dengan bilangan bit atau byte..yg sebenarnya adalah tegangan searah (DC) …misal 0,1 Volt dijadilan bit 0 sedangkan 4,8 volt dijadikan bit 1 …kalo dilihat di osiloskop maka jika kita punya dit 10101010 maka kita melihat seperti undakan yang tiap punuknya seragam…lalu bit ini diolah secara elektronik dengan aljabar boolean dan aljabar lainnya yang rumit…jadi syarat pertama alat digital adalah sumber listriknya pasti DC…lalu kita lihat TV…TV itu bagian utamanya adalah layar untuk menampilkan sinyal yang diterima dari pemancar sebuah stasiun TV…
    poin penting di sini adalah teknologi layar dan pemroses sinyal dari pemancar….TV LCD pada layarna pasti menggunakan piranti digital karena diberi tenaga arus DC. Namun jika menangkap sinyal dari pemancar yang masih analog (bentuk sinyal seperti rumput /\/\/\/\/) maka pasti ada alat yang merubahnya menjadi sinyal-sinyal digital untuk ditampilkan ke LCD-nya. Tapi kalo sinyalnya sudah digital (sinyal seperti |-|-|-| ) (dan pasti antenanya juga bisa menangkap sinyal digital) maka TV LCD ini sudah TV digital utuh…kalo sinyalnya masih analog berarti TV LCD digital jadi-jadian :D…

    Suka

  7. postingane kok TV digital tok toh yo mas, hehehe..
    dodol TV digital po piye?

    Suka

Silahkan memberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: