jovan ngambeg


Jumat tanggal 24 mei 2013, saya pake jovan ke kantor, karena bawa printer kantor yang ada scannernya sehingga ukurannya besar dan susah dibawa dengan motor, saya mampir ke Printcent di pojok lampu bangjo ringroad gamping yang ketemu jalan wates yang lurusnya wirobrajan kebarat.

IMG_20130524_132555

Sudah curiga dengan suhu mesin jovan yang panas banget, saya jalan pelan pelan, asal belum nyentuh H (hot) saya pikir masih aman.

Lalu saya lanjut menuju Bukit Patuk Gunungkidul, menuju BPD yang terletak di jalan Wonosari, sampai disini suhunya juga tetap tinggi. Selanjutnya saya menuju kantor, karena langsung ada vendor yang mengerjakan proyek di kantor, maka saya tidak sempat melihat kondisi jovan.

Jam 20:00 baru semua pekerjaan selesai, saya cek dulu mesin jovan, terutama pada bagian radiator, wah ternyata airnya tidak kelihatan, padahal dua hari yang lalu air masih full. Lalu saya tambah dengan air dari kran, lho kok habis sekitar 4 ciduk mandi, tapi saat saya amati tidak ada yang bocor, jovan sempat saya dorong kebelakang untuk memastikan tidak ada air bocor di lantai.

Lalu saya pulang, pas jalan turun dari gerbang mau belok kiri ke jalan raya, rupanya jovan mati mesin, rem jadi keras, tidak bisa di rem kaki, saya agak panik, untung masih kepikir rem tangan. Pelan-pelan jovan saya belokkan ke jalan raya dan saya minggir, untuk menata nafas, dan menstarter jovan, dan setelah beberapa kali percobaan, akhirnya bisa hidup juga.

IMG_20130524_134236

hampir H

Saya lanjutkan perjalanan ke arah jalan rasa Wonosari di Patuk, dekat radio GCD. Sampai di mulut jalan raya wonosari, saya biasanya memang setengah kopling karena kondisi agak naik lalu harus belok kanan masuk ke jalan Wonosari. Tetapi mesin jovan mati lagi dan dibelakang ada mobil, saya minta mobil belakang jovan untuk nyalip. Akhirnya jovan saya dorong menuju pinggir jalan, untunglah adal orang baik yaitu pegawai PLN patuk, yang ternyata dulu juga pernah punya vantrend, dan tahu saya karyawan TV yang ada dibawah layanan kantor beliau.

IMG_20130527_082512

Selang sisi kanan knalpot ini yang bocor

Karena tidak ada montir dekat Patuk yang luang, maka saya telpon satpam kantor, dan untungnya bisa bawa montir dekat kantor yang akhirnya tida sekitar 15 menitan, montir mencoba-coba analisa dan praktekkan, saat tutup radiator dibuka, harusnya air tidak nyembur saat di gas, tapi jovan ini nyembur. Lalu tabung air tambahan yang terhubung ke radiator harusnya tidak ada gelembung udara, tetapi di jovan ini ada gelembung udara saat mesin hidup dan di gas. Kesimpulannya adalah radiator kotor sehingga sirkulasi kurang lancar cenderung mampet, sehingga yang kalah adalah selang dari karet menjadi pecah dan bocor. Lalu sebagai pertolongan pertama darurat, selang yang bocor dibalut dengan ban dalam, dan ternyata bisa mampet, lalu jovan saya suruh bawa montir untuk dikorok radiatornya dan diganti selangnya.

 

Pulangnya saya di jemput om CECEP pakai VT nya, dan saya jadi punya pengalaman naik VT diatas 80 kpj, karena naik sendiri saya belum berani sampai kecepatan segitu. Saya pulang kerumah dipinjemi varionya om Cecep.

Sabtunya malam saya ambil dengan diantar om CECEP sampai ke kantor saya, lalu kami menuju montir yang repair jovan saya, dan habis 200.000 ongkosnya repainnya, ongkos tenaga 100.000 jadi total 300.000

Jam 20:30 saya bawa jovan dari montir yang kemarin menolong, saya bawa ke rumah, dan normal, tetapi 300 meter sebelum rumah ternyata mesin mati lagi saat saya pindah ke gigi satu dan gas saya lepas untuk injak rem. Untung masih bisa hidup dan sampai ke garasi.

Minggu pagi langsung saya bawa ke bengkel punya teman yang letaknya arah selatan rumah saya, kurang lebih 1 km.

oliejovan3

Suasana bengkel mas mono yang full motuba

Senin pagi ini saya telp teman saya yang nangani jovan, katanya ganti busi, ganti  rubber mounting engine, ganti oli transmisi, gali oli gardan, dan kuras coolant radiator yang berwarna hijau, karena menurut pihak bengkel dan teman-teman motuba, radiator tembaga tidak cocok dengan coolant.

Semoga jovan nanti sehat kembali.

Iklan

3 Tanggapan

  1. wellnoted om

    keep brotherhood,

    salam,

    Suka

  2. mudah mudahan jovan sehat om 😀 , selama tak pakai jinak banget kok 😉

    jogja-bandung-karawang

    karawang-jakarta-bogor-puncak-sukabumi

    karawang-jakarta -cilegon-anyer-banten

    karawang-cirebon-tegal-semarang

    jogja-karawang PP 5x

    semua udah khatam 😀 …. pernah nyoba speed sehat masih diangka 120-125kpj kok :mrgreen:

    yang tlaten aja om

    Suka

  3. semoga lekas sembuh

    Suka

Silahkan memberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: