BAKMI JAWA LIMASAN, bakmi jowo dengan suasana jowo, bukan sekedar mbakmi jowo


Bakmi Limasan ketika siang hari

 

ini fanspage di FB

https://www.facebook.com/groups/495629540533280/

Tampak dari sisi selatan saya foto dari dekat jembatan

Alhamdulillah saya sebagai pecinta bakmi godog, kemarin diundang teman SMP satu kelas saya dulu yang membuka wisata kuliner warung bakmi, diberi nama dengan BAKMI JAWA LIMASAN, ini karena memang tempatnya berada di rumah limasan yang dulu juga pernah saya bantu iklan dijual, tapi belum ada harga yang cocok, sehingga sekarang malah dipakai sendiri untuk usaha kuliner bakmi jawa limasan ini.

Bagi anda pecinta bakmi, saya yakin akan mendapatkan pengalaman yang baru dan lain dari warung bakmi kebanyakan, jika mencoba untuk mencicipi bakmi jawa limasan ini, karena suasana warungnya memang eklusif, lain dari pada yang lain, bukan sekedar warung bakmi kalau menurut penilaian saya, disini suasana sangat indah dan nyaman dan romantis, karena rumah limasan ini adalah rumah kuno yang dibangun ulang, begitu juga dengan meja meja dan interiornya juga antik, ada lesung yang dibuat untuk tempat duduk, dan lain sebagainya.

Masalah paling susah saat ini adalah masalah parkir mobil, tetapi jangan kuatir karena memang warung bakmi ini menyediakan lahan khusus parkir untuk mobil, sehingga tidak hanya diparkir berjejer sepanjang jalan dan menganggu lalu lintas. (saat ini dalam tahap pengerjaan lahan parkir)

Warung bakmi ini dijamin menggunakan ayam jowo dan telur bebek. Dan satu hal yang mungkin tidak ada di warung bakmi yang lain adalah, hidangan makan dan minuman tradisional seperti GATOT, THIWUL, JADAH dengan tempe, dan juga ada TAHU. Sehingga saat kita menunggu giliran dibuatkan bakmi, maka bisa sambil menikmati berbagai makanan tradisional ini. Jika kita tidak makan bakmi juga tidak masalah, bisa dan boleh juga hanya beli makanan-makanan dan minuman tradisional tadi untuk dinikmati dengan teman teman.

Untuk kedepan saya sudah usul diberi WIFI HOT SPOT GRATIS, dan tiap meja diberi stop kontak, sehingga jika HP, tablet, laptop kita kehabisan baterai maka tinggal colokin saja ke stop kontak di meja masing-masing.

Saya juga kemarin usul untuk antrian pemesanan bakmi dibuat transparan, dengan menempelkan whiteboard, lalu antrian ditulis sesuai jam pemesanan, baik pesan langsung maupun pesan melalui telpon, sms, bbm, whatsapp, twitter atau facebook. Jadi tiap kita yang datang akan bisa melihat antri nomer berapa. Nanti yang sudah tinggal dicoret saja.

Untuk kebersihan alat alat, piring dan masakan serta makanan tentu saja amat terjamin, karena ada dapur khusus, kita tidak bisa melihat yang memasak bakmi, karena ada di dapur khusu disisi belakang. Saya pribadi paling anti jajan sembarangan di pinggir jalan yang tenmpat cucian piringnya cuma dua ember kecil. Kalau di warung bakmi limasan ini jelas pakai air kran yang mengalir, jadi terjamin kebersihannya. Dan Insya Allah HALAL.

Letak Warung Bakmi Jawa Limasan ini di dekat JALAN RAYA WATES KM 9, tepatnya di dusun Bandut Lor, Argorejo, Sedayu, Bantul, Jogja. Kalau dari lampu Traffic Light Ringroad Gamping, Jalan Jogja-Wates, silahkan kebarat kearah Wates, 6 kilometer, nanti akan ketemu lampu Traffic Light pertama yaitu di depan POLSEK PEDES. Ambil sisi kiri saja di Traffic Light Polsek Pedes ini untuk persiapan belok masuk ke kiri, karena tinggal maju 200 meter, nanti akan ketemu pertigaan, ambil belok kiri (keselatan). Pertigaan ini letaknya di pojok timur komplek PLN Sedayu. Ikuti jalan aspal keselatan disamping PLN Sedayu sampai masuk dusun Bandut Lor, ikuti terus saja sampai kiri jalan ada TK Budi Mulia Dua, pelan-pelan saja karena rumah Joglo tinggal 200 meteran di kiri jalan, sebelum jembatan. Jarak dari pertigaan PLN SEDAYU Jalan Jogja-Wates sampai ke warung bakmi jawa limasan adalah 700 meter.

bl1

bl2

bl3

bl4

bl5

bl6

bl7

bl8

bl9

bl10

bl11

Jadah dan tempe, juga ada tahu

1381473_3553456131033_706025940_n

Thiwul

1394787_3553462011180_1931578873_n

Gatot

Bakmi Godok

Bakmi Godok

bl12

Bakmi Goreng

bl13

bl14

bl15

Iklan

7 Tanggapan

  1. Waaah gathot & thiwul dua jenis makanan yg sudah lamaaa sekali gak ketemu. Suasanannya memang Jowo banget ya… mantap.

    salam,
    http://lexyleksono.com

    Suka

  2. pengen nyobain deeeh…

    Suka

  3. wah nang bandut ono kuliner….dadi pengen balik kampung, biyen aku ngranto rung ono kuwi…Tunggu kedatanganku ke sana!!!

    Suka

Silahkan memberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: