Hujan abu di jogja akibat letusan gunung kelud


image

Tadi malam mungkin hampir tengah malam terdengar bunyi JEMEGLUR suaranya terdengar jelas, tapi tidak keras. Saya langsung berfikir pasti Gunung Kelud. Dan saya sudah siap siap ada gempa susulan. Ternyata tidak ada gempa. Bapakku mendengar empat kali letusan. Saya cuma sekali.

Saya lanjutkan tidur.

Pagi hari pas subuh saya keluar ternyata halaman depan sudah dipenuhi abu putih keabua abuan. Tebal. Dan dibawah sorotan lampu tampak jelas abu masih turun seperti hujan gerimis.

Saya coba keluar di halaman, sebentar saja rambut dan bahu saya sudah dipenuhi abu. Lalu saya kembali kedalam.

Ini jam 8:17 saat saya ketik. Masih hujan abu dan matahari tidak tampak, suasana temaran.

Lantai rumah sayapun tak luput dari abu gunung kelud.

Tampak diluar pepohonan daunnya tidak kuat menahan kumpulan abu di permukaannya sehingga mlepes luruh dan ada pohon alpukad saya yang sampai melengkung ke tanah.

Semoga saudara saudara kita di dekat Gunung Kelud diberi ketabahan. Kesehatan. Dan semoga ini cepat berlalu.

Dibanding abu gunung merapi kemarin, lebih tebal abu gunung kelud ini. Jadi bisa dibayangkan betapa kuatnya letusan kelud tadi malam. Letusan merapi saja saya tidak mendengarnya.

Allahu Akbar.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Iklan

6 Tanggapan

  1. sajake dadi seniman debu saiki

    Suka

  2. Sisi baiknya tanah-tanah jadi subur terkena material abu vulkanik.

    Suka

Silahkan memberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: