Perjalanan 40 KM menerjang abu vulkanik


image

start dari rumah dengan kondisi jalan berdebu

 

 

image

pom bensin sedayu sedang dibersihkan

Saya ngantor siang selepas jumatan. Agenda acaranya adalah bersih bersih outdoor AC dan Parabola kantor yang terkena abu vulkanik.

Perjalanan dari rumah saya dengan jalanan disamping rumah saya yang sudah full debu. Saya memakai masker dari kain yang saya basahi. Lalu pakai helm fullface NHK 151. Kalau debunya lumayan kesaring masker. Tapi yang tidak bisa ditanggulangi adalah debu halus yang masuk ke mata. Padahal helm saya termasuk rapat dan pas di pakai. Tadi dari wilayah saya, lalu kemusuk, lalu hampir masuk jalan Wates di bangjo POLSEK PEDES, banyak orang yang inisiatif membersihkan jalan dengan semprot air memakai mesin pompa, beruntung memang sungai kecil ada di sepanjang jalan, kalau tidak dibersihkan dengan air seperti itu, pasti yang di pinggir jalan akan panen debu terus saat ada motor atau mobil melintas. Saya melintas dengan 30 kpj bahkan kurang, ternyata akibatnya dibelakang motor saya debu langsung mubal mengepul.

image

Seperti kabut

image

gelap, jarak pandang terbatas

image

pinter, pada pakai mantrol hujan

image

traffick light tidak kentara

image

gelap dan berdebu di jalanan

Saat di jalan wates selepas isi bensin di POM SEDAYU, jalan sudah mulai tidak kelihatan. Tapi begitu masuk ke ringroad gamping keselatan sampai KOTAGEDE, jarak pandang benar benar terbatas. Kalau pas di belakang mobil hanya bisa melihat 2-4 meter kedepan.

Untunglah di perempatan APILL RINGROAD pada tertib lalu lintas. Yang merah tetap berhenti. Sepanjang ringroad, saya hanya lari 20-40 kpj saja.

Masuk ke jalan jogja Wonosari sudah mulai lumayan kelihatan. Asal tidak dibelakang mobil. Mata sudah mulai banyak kelilipan. Bisanya cuma mengerjab ngerjab saja.

Sampai di jalan dusun masuk dusun PETIR, jalan sudah mulai lenggang, lalu mulai naik pegunungan menuju kantor, terasa abu makin habis. Ini karena efek hujan yang tadi siang mengguyur daerah sekitar pemancar TV.

Sepanjang jalan tadi saya lihat mayoritas toko di pinggir jalan pada tutup, saat mau beli masker di apotik, di depan sudah ditulisi “MASKER HABIS”, ya sudah saya jalan terus sampai ke kantor. Heran juga tadi di jalan lihat ada juga orang orang yang naik motor tanpa masker tanpa helm. Kok tega ya sama paru paru dan matanya sendiri.

Akhirnya saya bisa sampai ke kantor. Jaket, sepatu, celana, dan motor full debu.

Acara di kantor langsung bantu bersih bersih. Setelah selesai ditutup dengan makan ayam bakar dan pesta empat duren.

Hari ini adalah ultah tvone ke 6.

Alhamdulillah.

image

image

image

sampai di kantor dengan pakaian full debu

image

Roda belakang dan rantai full debu

image

dashboarnya juga ketutupan debu

image

helm NHK putih jadi kotor

image

black coyote setelah menerjang 40 km jalanan berdebu

image

membersihkan outdoor AC diatas gedung pemancar

image

parabola dibersihkan, biar tidak semplok

image

parabola rigid bisa dinaiki

image

siap siap pesta duren ultah kantor ke 6 😀

image

yummiiii durennya enak bangets

image

makan sore selepas kerja bakti di kantor

Iklan

10 Tanggapan

  1. Maknyooooooosss (duren’e) http://wp.me/p2O1mO-IR

    Suka

  2. jozzzzzzzzzz nan

    Suka

  3. hiks…. gagal makan duren 😥

    Suka

Silahkan memberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: