Menunggu mentari di Teleng Ria


image

image

Melewatkan pagi di pantai adalah hal yang menakjubkan, tak terkecuali bagi saya, mas Irawan, Tongsam, cak poer dan maskur. Kami yang menginap di Hotel Sea View tinggal berjalan 100 meteran untuk menuju pantai Teleng Ria.

Saya sengaja tidur jam 23:30 biar bisa bangun pagi dengan enteng. Selepas sholat subuh dan mandi, saya langsung menuju pantai. Pasir di Teleng Ria ini tidak seperti pasir umumnya pantai, tapi lebih banyak unsur tanahnya kalau saya perhatikan. Sehingga pantai lebih padat dan enak untuk lari lari pagi kalau mau.

Saya sendirian saat berangkat ke pantai, tapi tak lama kemudian ketemu man teman dan jadi makin seru saat matahari mulai malu malu nongol di antara puncak puncak pegunungan di sisi timur pantai Teleng Ria.

Lalu timbul ide untuk foto foto narsis dengan matahari pagi.

Pantai teleng ria ini memang enak tempatnya, fasilitas hotel juga dekat, jalan menuju pantai juga mulus. Jadi kenapa tidak anda coba menginap disini?

image

image

image

image

image

image

image

 

 

 

image

Iklan

11 Tanggapan

  1. masih belum ada fotoku 😥

    Suka

  2. aku cukup lungguh seko kadohan
    nyawang wong2 tuwa padha nggambleh

    Suka

  3. kelewatan zen moment sunrise 😦

    Suka

Silahkan memberi komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: