Ultah ketiga CYBER

image

image
Petang ini kami koboys mendapat undangan dari CYBER untuk acara ulang tahun ketiga CYBER yang bertempat di Rich Hotel.

Koboys ada 5 blogger yang datang
hadiyanta.com
warungDOHC.com
ardiyantoyugo.com
dolanotomotif.com
adhanihoree.wordpress.com

Jam 19:15 kami sampai di lokasi, dan saat masuk ke tempat acaranya ternyata kami absen yang pertama.

Masuk langsung foto foto dulu oleh panitia. Lalu kami dipersilahkan duduk pada meja yang sudah disediakan.

Acara dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan, dilanjutkan sambutan dari ketua CYBER yaitu chef Yugi lalu sambutan dari perwakilan AHM JOGJA.

Selanjutnya dilakukan pemotongan kue oleh Ketua Cyber dan diserahkan kepada Pak Jumanto dari AHM Jogja.

Acara dikemas santai dengan live musik dan juga ada acara lelang dua buah helm yang mendapatkan total Rp. 500.000.

Kepada tamu undangan juga ada doorprize dan alhamdulillah saya salah satu yang dapat dari 5 orang pemenang doorprize.

CYBER awalnya dideklarasikan pada 20 November 2011 di resto Pring Sewu, saat itu anggotanya baru 23 orang. Pada ulang tahun ketiga ini anggotanya ada 50 orang. Termasuk bapak walikota jogja dan juga juragan happy motor.

Akhirnya saya ucapkan selamat ultah ke 3 untuk CYBER, semoga makin kompak dan langgeng.

Keep brotherhood.
image

image

image

image

image

Chef Yugi ketua CYBER

image

Tiup lilin

image

Penyerahan potongan kue dari Chef Yugi kepada Bapak Jumanto AHM Jogja

image

image

image

Dapat doorprize

Iklan

CBR250R, Pulsar 220 DTS-i, rukunan test ride di Jogja saja

image

 

 

Heboh soal testride CBR250R dan P220 DTS-i, saya jadi teringat tabloid PULSA yang saya beli kemarin.

Apanya yang berbeda dengan tabloid ini, tabloid ini dalam setiap testride HP yang dilakukannya selalu membeli sendiri HP tersebut. Hebat kan tabloid ini! Dan saya percaya bahwa memang semua HP yang di test benar-benar dibeli sendiri, bukan pinjaman dari Vendor atau ATPM.

Ada baiknya saya tulis saja :

Demi menjaga independensi, ponsel yang diuji PULSA, didapat dengan cara membeli di pasaran, dan BUKAN PINJAMAN vendor / ATPM.


Jadi saat HP sudah diedarkan di pasaran maka tabloid ini baru bisa ngetest, karena harus membeli sendiri HPnya.

Jadi saya hanya berdoa, semoga akan ada sedulur KOBOYS yang besok beli CBR250R dan juga Pulsar 220 DTS-i, lantas nanti ditestride oleh KOBOYS seperti biasanya kita testride, mungkin di angkringan koboys di Terminal Palbapang Bantul. Sambil menikmati aneka wedang panas, nasi kucing dan aneka gorengan. Jadi besok saat nulis di blog bisa ditulis seperti ini

Demi menjaga independensi, motor  yang diuji koboys, didapat dengan cara meminjam diantara para koboys, dan BUKAN PINJAMAN vendor / ATPM.

😀

Inilah enaknya koboys, bisa testride motor aneka jenis dan merek.

* saya pernah ikut testride NMP dari Semarang ke Jogja.

Akankah CBR250R laris manis?

Seperti sudah kita ketahui bersama, bahwa launching CBR250R sudah dilakukan tanggal 24 Februari 2011 kemarin dengan mendatangkan tiga pembalap MotoGP yang tergabung dalam tim Repsol Honda, yaitu Dani Pedrosa, Casey Stoner dan Andre Dovizioso.

Lantas mengapa harus ketiga pembalap tersebut yang didaulat untuk launching CBR250R? Jelas sekali pesan yang mau disebarkan oleh AHM bahwa motor CBR250R ini benar-benar motor yang layak dan boleh dibanggakan oleh pemiliknya, ingat bahwa CBR250R ini adalah desain global kedua yang dilempar ke pasar Indonesia, setelah sebelumnya ada PCX.

Kalau orang kadung cinta mati, maka akan membeli tanpa berpikir panjang lagi, meskipun jika dipikir secara panjang maka ujung-ujungnya harus saya akui AHM punya kelebihan dalam 3S. Sepertinya tidak tiap dealer berhak menjual CBR250R, hal yang sama di Jogja untuk beli PCX hanya dilayani di AHM Pusat di Jombor. Konsumen butuh kepastian layanan purna jual yang solid dan juga layanan service dan ketersediaan suku cadang yang terjamin.

image

image

Untuk mengingat lagi, inilah spesifikasi dari CBR250R

Spesifikasi CBR250R

Saya pribadi bukan pecinta kecepatan, artinya kecepatan bukan tujuan utama saya jika membeli sebuah sepeda motor, dan mungkin banyak juga yang seperti saya, jadi meskipun naik motor 250 CC tapi tidak lantas putar gas pol, lagi pula jalanan sekarang juga tidak ada yang benar-benar sepi dan lenggang, untuk wilayah Jogja, hanya jika kita riding melalui jalan lingkar (ring road) saja akan merasakan jalan yang lumayan sepi dan lebar, tapi jika pas jam berangkat dan pulang kerja ya sama saja macetnya. Menurut saya, honda selalu bisa menampilkan kesan elegan pada setiap motor keluarannya, lihat saja ulasan saya tentang NMP, dimana range pembelinya bisa dari usia SMA sampai kakek-kakek, dan buktinya sekarang saya memang lebih sering papasan dengan NMP dari pada pesaingan yang menurut saya segmented banget penggemarnya karena desainya yang segmented juga.

Jadi jika boleh saya prediksi, akan banyak orang yang membeli CBR250R bukan karena pertimbangan kecepatannya yang bisa dikail, tetapi oleh desain globalnya yang fresh, teknologi ABS-CBS pada pengeremannya, 3Snya yang sudah terbukti. Kalau mau cepet di jalanan sepertinya mending naik bebek srunthulan, bisa manuver kanan kiri, dan bisa nyisip-nyisip di tengah kepadatan lalu-lintas.

Lantas apakah saya akan upgrade tumpakkan saya ke CBR250R? tunggu kisahnya kisaran bulan Juli 2011, lak yo isih oman tho yen indent?!

 

usul buat AHM, monggo testride CBR150R dan 250R di Jogja

Makin hari makin heboh saja berita tentang launching duo CBR dari AHM. Saya sekedar melemparkan usul bagi AHM, alangkah baiknya jika menggelar testride di Jogja untuk CBR 150R dan CBR 250R sekaligus.

Saya sudah ngicipi CBR 150R

Kenapa? Karena akan dahsyat efeknya di dunia maya jika AHM berani melakukan testride duo CBRnya di jogja, karena kami dari koboys, diundang atau tidak, jika dari jauh hari mengetahuinya, tentu akan tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, bayangkan member www.koboys.wordpress.com yang saat saya tulis ini ada 51 blog, yang homebase jogja dan sekitarnya ada sekitar 30%, akan rame-rame datang dan menuliskan pengalamannya di blog masing-masing. Positif atau negatif tentang pengalaman masing-masing yang nantinya akan tayang di blog, tentunya memang resiko baik dan buruknya kudu berani diambil oleh AHM.

Yang ini manteb!!!!

Untuk tempat testride, tentunya akan lebih bijaksana jika bisa dicarikan tempat yang memiliki trek panjang agar bisa lebih maksimal digeber. Tapi dimana ya? Saya sendiri kurang tahu tempat yang seperti itu di Jogja, kalau di Mandala Krida ( markasnya mercon mboh C ) yang biasanya untuk roadrace rasanya masih kurang panjang trek lurusnya. Kalau di landas pacu pesawat yang menganggur boleh tidak ya? atau di lapangan terbang TNI di GADING, Playen, Kabupaten GunungKidul mungkin bisa digunakan, asal landasanya mulus, lapangan Gading ini adalah markasnya KILAUBIRU.COM :-D, jadi nanti bisa minta tolong bro KB untuk survey.

Atau alternatifnya di Jalan Lintas Selatan di daerah Kulonprogo yang ini masuk wilayah kekuasaan pak Lurah Azizy horee,  bisa disewa sehari untuk dipakai, toh jalannya tidak begitu ramai. Jalan ini lebar mulus dan panjang.

Kalau mau ada juga di Palbapang bantul yang lumayan panjang treknya, karena disini saya pernah testride bisa geber Ninja250R dengan nyaman. Palbapang ini masuk wilayah kekuasaan pak camat blackcat dan Begawan Loro Untu.

Ayo silahkan yang mau testride duo CBR silahkan acung jari di komentar, biar bisa kelakon digelar oleh AHM 😀

Yang senat senut adalah pak bupati Alrozi yang kadung beli FXR 😀 Padahal dulu sangat pingin beli CBR 150R dari AHM. Tak unyu-unyu pokokke, po kepiye aku manut 😀

Apakah CBR250R keluar Mei 2011?

image

image

image

image

hadiyanta.com sudah indent CBR250R? Dapat kalender 2011? Ah yang bener? 🙂

Lupakan hal tersebut, marilah kita amati kalender ini saja. Apakah bukan tanpa maksud dan tujuan jika di kalender 2011 ini, foto CBR 250R ditaruh di bulan mei 2011??????? Dan anehnya lagi tulisan CBR250R ada kesan dibuat samar-samar, saya kok yakin itu disengaja dibikin seperti itu. Tulisannya yang saya tunjuk pakai jari saya, lalu foto yang besar itu adalah tulisan CBR250R yang samar, mungkin kalau dibuka via HP tidak begitu jelas.

Hmmmmm gak sabar bisa test ride nih.

Biarlah waktu yang akan menjawabnya 🙂

CBR 250R antara bentuknya yang fresh, fanatisme merek, pertama punya, lalu tinggal masalah harga

Tulisan saya ini menyambung dari tulisan saya sebelumnya tentang memilih CBR 250R atau Ninja 250R jika harganya hampir sama. Setelah saya baca-baca kometar dan pendapat yang masuk, dapat saya simpulkan ada beberapa point penting sebagai berikut :

1. Jika harganya hampir sama, maka akan lebih banyak yang tetep milih Ninja250R dengan alasan Ninja 250R ini dua silinder, suaranya mak nyussss jika diganti dengan knalpot seperti dibawah ini, enggak bisa disaingi dengan satu silinder. Masuk akal!

image

2. Orang akan tetap beli Honda CBR 250R walaupun harganya hampir sama atau malah lebih mahal dari Ninja 250R, dan orang-orang ini adalah kategori orang yang fanatik merek Honda dan lebih mementingkan penampilan yang ciamik dari CBR 250R. Saya setuju seratus persen pendapat ini, tapi masalahnya seberapa banyak orang-orang berduit yang fanatik?

CBR 250R ibarat makluk manis ciamik yang bikin fanatik (foto ambil dari mas Didik)

3. Pingin tampil beda dari 250R yang sudah ada dengan cara punya langsiran pertama CBR 250R, pingin mendirikan dan menjadi anggota Klub CBR 250R yang pertama sehingga menjadi catatan sejarah tersendiri. Nah untuk pemikiran seperti ini saya kira juga akan banyak pengikutnya, walaupun point ketiga ini tetap rentan terhadap selisih harga yang tipis dengan Ninja 250R, kalau harga terlalu mepet hampir sama dengan Ninja 250R, tentu akan pikir-pikir juga. (yang ini kayaknya yang saya hadapi jika besok CBR 250R dijual 46jutaan).

Contohnya sepeti TAB (Tiger Association Bandung) yang berdiri sejak 1994 ini. Keren kan.

TAB Since 1994. Keren kan!

Ketiga hal diatas yang saya saring dari komentar teman-teman yang masuk, jadi memang kalau mau aman harusnya Honda CBR menurut pendapat saya kok harus dijual di rentang harga 35 juta sampai 40 juta saja, tetep eklusisif, enggak terlalu mahal, tetapi juga enggak terlalu murah, nanti dicibir murahan. Itu maunya konsumen, tapi enggak tahu maunya AHM 😀

Jika harga hampir sama, pilih Ninja250R atau CBR250R

Saya barusan lihat harga Ninja250R yaitu Rp. 46.500.000,- Jika nanti CBR juga dijual dengan harga hampir sama, taruhlah plus minus 1,5juta maka dengan mantaf saya kok pilih Ninja250R karena kelebihan dua silindernya itu yang tidak bisa dilawan, ini sekedar memilih, perkara bisa beli atau tidak itu belum jelas juga 😀

Ninja 250R

Bukan CBR250R 😀

Kata teman-teman koboys, saya sih pantesnya memang pakai ninja250r, karena motornya gede, selaras dengan tinggi badan saya. Apalagi racun knalpot yang sudah diganti yang bersuara ngebass, keras, tapi merdu dan tidak memekakkan telinga, pokoknya didengar itu nikmat, ini salah satu hal yang saya suka dari ninja250r.

image

image

Eeit tapi tunggu dulu, tapi jika CBR 250R Non ABS dijual maksimal 40 Juta dan CBR 250R ABS 43 Juta Rupiah, mungkin bisa membuat saya berpikir ulang untuk meminangya. Semoga ini menjadi masukan bagi AHM, syukur-syukur bisa dipangkas lagi harganya.

CBR 150R, cuilik

Okelah kita tunggu saja rilis resmi dari AHM, betapun jika punya CBR250R, merupakan kesempatan menjadi bagian dari sejarah kepemilikan motor ini yang pertama di Indonesia.

Kayaknya paling pantes saya nyemplak foto yang nomer dua ya 😀