Kreasi Seni lomba Takbir Keliling IPPS Sumbersari 1434H

kreasi1434H1 kreasi1434H2 kreasi1434H3 kreasi1434H4 kreasi1434H5 kreasi1434H6 kreasi1434H7 kreasi1434H8 kreasi1434H9 kreasi1434H10 kreasi1434H11 kreasi1434H12 kreasi1434H13 kreasi1434H14 kreasi1434H15 kreasi1434H16 kreasi1434H17 kreasi1434H18 kreasi1434H19 kreasi1434H20 kreasi1434H21 kreasi1434H22 kreasi1434H23

Iklan

Juara takbir keliling 1434 H ketiga kalinya

Alhamdulillah pada lomba takbir keliling 1434 H kemarin, masjid Al Muttaqien memperoleh juara I piala bergilir Bupati, karena sudah juara pertama 3 kali berturutan, maka piala bergilirnya menjadi hak tetap kami, besok pak bupati biar bikin piala yang baru 😀

Jamaah takbir keliling dari masjid kami terdiri dari anak-anak, remaja dan orang tua, semuanya ikut, kurang lebih ada 300 orang, dan sepertinya yang paling banyak dan paling panjang barisannya.

Untuk seragamnya yang anak-anak adalah kreasi dari para pengurus remaja, dan untuk ibu-ibu dan bapak-bapak mereka membuat seragam sendiri, baju baru dan sudah lama beli kain dan dijahitkan, sehingga sudah jadi dan bisa digunakaan saat lomba takbir keliling.

Untuk kreasi seni, kami membuat sebuah kereta kencana dengan ditarik dua buah kuda yang gagah. Rapi jali pembuatannya, sehingga membuat senang dan kagum dari para penonton yang memadati jalan-jalan di depanjang rute takbiran kami. Untuk remaja juga berkreasi seni dengan alunan musik sepanjang takbiran.

Diluar masalah bid’ah atau tidaknya kegiatan takbiran ini, yang saya sendiri belum paham, tapi jika dari sisi syiar dan menjalin kekompakan jamaah, maka takbir keliling seperti ini bisa menjadi ajang makin erat dan kompaknya jamaah. Wali songo dulu saja dakwah lewat gamelan dan wayang kan?

Para pemuda yang hebat hebat

Para pemuda yang hebat hebat

takbir1434H16

takbir1434H15

takbir1434H14

takbir1434H11

takbir1434H8

takbir1434H7

takbir1434H6

takbir1434H5

takbir1434H4

takbir1434H10

takbir1434H9

takbir1434H3

takbir1434H1

takbir1434H13

kreasi peserta takbir keliling 1433 H IPPS – bagian 3

Kreasi yang bagian tiga ini kategori bangunan dan benda. Ada Kakbah, bedug, masjid dan tugu. Yang paling rapi pembuatannya adalah masjid dari jamaah KedungGalih, masjid ini dibuat dari gabus, dan sangat rapi dan detil pengerjaannya, dan tampaknya kokoh dan kuat juga, terbukti sampai selesai takbiran tidak ada yang rusak. Untuk Tugu, sepertinya merupakan replika tugu jogja, dan yang paling mirip yang paling bawah, sampai ada tulisan prasasti jawa dan tidak lupa ada symbol bintang davidnya juga.

kakbah

bedug

masjid

masjid

tugu

tugu

tugu

kreasi peserta takbir keliling 1433 H IPPS – bagian 1

Sudah menjadi tradisi sejak saya kecil dahulu, bahwa disetiap kali lomba takbir keliling di desa Sumbersari, selalu ada kejutan-kejutan kreasi seni dari peserta. Dulu saat saya masih SD saya ingat betul, kamilah dari jamaah masjid Almuttaqien Tiwir yang membuat kakbah super besar, sehingga saat itu agak kesulitan membawanya, apalagi bisa kesangkit pepohonan disepanjang rute takbiran.

Untuk kreasi seni takbir keliling kali ini, saya bagi dalam tiga ketegori. Kategori pertama adalah tentang binatang dan manusia. Jadi monggo silahkan dinikmati.

gajah

Burung Ababil

barong

naga

dinosaurus

merak

naik haji yuk

Jamaah masjidku Juara I Takbir Keliling 1433 H

Sudah menjadi acara rutin tiap malam lebaran idul fitri di desaku Sumbersari ada lomba Takbir Keliling. Bagi mayoritas anak-anak kecil sampai remaja, ini adalah acara yang sangat ditunggu dan menyenangkan, saya pribadi masih mempunyai memori kuat ketika kecil dulu kisaran tahun 1980 saat SD ikutan acara takbir keliling ini, sangat berkesan dan menyenangkan. Nilai positifnya adalah membuat para anak-anak dan remaja menjadi kompak dan bisa belajar untuk kerjasama, belajar organisasi, belajar berkreasi, belajar untuk kompak.

Mulai awal puasa, biasanya jamaah masjid kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk acara lomba takbir keliling ini ditengah kesibukan rutin seperti takjilan, tadarus, pengumpulan dan pembagian zakat, semuanya berjalan beriring dan terorganisasi dengan sangat baik.

Bahkan untuk ibuk-ibuk yang ikut takbir keliling 1433 H kali ini, sudah jauh sebelumnya menjahitkan pakaian khusus untuk seragam diacara takbir keliling ini, kesemuanya swadaya, dari membeli kain yang Rp. 50.000 per potong, dan ongkos menjahitkan yang kisaran Rp. 60.000, jadi untuk ibuk-ibuk sudah pasti minimal mengeluarkan uang swadaya Rp. 110.000 untuk acara lomba takbir keliling kali ini.

Para remaja mempersiapkan kreasi seni sebagai pelengkap lomba takbir keliling ini dengan membuat gajah dan burung, serta kakbah. Ini adalah sebagai penjabaran kisah kelahiran Nabi Muhammad SAW saat kakbah diserang pasukan gajah, tapi ditolong oleh Allah dengan mengirimkan burung Ababil yang bisa mengalahkan kawanan gajah.

Piala

Tidak lupa para remaja putra juga mempersiapkan sound system, lampu, genset, gerobak logistik, pembuatan oncor, penyiapan lampu petromax dll. Untuk para remaja putri, mempersiapkan pernak pernik untuk detil hiasan baju dan kostum yang akan dipakai semua peserta. Jadilah semua ini membuat kesan mendalam dan membuat kekompakan di jamaah kami. Kami memang memadukan teknologi modern yaitu genset dan lampu serta soundsystem yang mamadai, tetapi tidak lupa kami tetap memakai oncor dari bambu dan memai lampu petromax untuk membuat kesan klasik, sebagai mana saya 30 tahun yang lalu kisaran tahun 1980 ikut acara takbir keliling ini.

Bapak camat Moyudan, menyalakan oncor kepada masing2 komandan regu

Jumlah yang ikut takbir keliling dari jamaah kami kurang lebih ada 250 orang. Untuk takbir keliling memang ada dua kategori, yaitu Kategori A untuk yang jumlah pesertnya lebih dari 100 orang. Kategori B untuk jumlah peserta yang kurang dari 100 orang. Sengaja ini dibuat dua kategori agar lebih adil dalam penilaian.

Ibu Hj. Jumanah (kiri) dan Ibu Lurah Sumbersari (kanan)

Untuk rute yang ditempuh memang tidak terlalu panjang, yaitu dari Lapangan Sumbersari lalu kebarat menuju dusun Sombangan, keselatan menuju dusun Nglahar, lalu ketimur menuju dusun Tiwir dan Blendung, lalu keutara melewati depan Kalurahan Sumbersari melewati dusun Papungan dan sampai perempatan Krempyeng kebarat menuju Lapangan Sumbersari kembali.

pasukan kipas sedang beraksi

anak putra

Acara takbir keliling dilepas oleh Bapak Camat Moyudan kurang lebih pukul 20:30 dan peserta pertama tiba kembali di lapangan sektiar jam 22:00. Saat peserta terakhir dilepas dari Lapangan Sumbersari, ternyata peserta pertama sudah sampai di Perempatan Blendung. Biasanya jamaah masjid Gamplong, Karang Kemasan, Menulis, serta Sedayu ikut serta, tapi kali ini tidak ikut, mungkin jika mereka ikut dan rutenya tetap seperti diatas, bisa jadi rombongan terakhir dilepas, rombongan pertama sudah sampai di lapangan.

Mbah Ngadiyono dan Mbah Ponijo

Untuk takbir ini, jamaah kami dipimpin oleh mas Fitri, anak muda penuh semangat yang merupakan juragan Las. (masih singgle lho), untuk bapak-bapak di pimpin oleh duet paman saya, Bapak Ngadiyono dan Bapak Ponijo. Untuk Ibuk ibuk dipimpin oleh Ibu Hj Jumanah, untuk anak-anak diorganisir oleh para remaja putra dan putri semuanya.

lampu petromax yang biasanya untuk nyuluh belut (mencari belut di sawah)

om Fitri komandan jamaah kami

kompak

gerobak logistik untuk membawa makanan, spare oncor, minuman, dll

Alhamdulillah jamaah kami mendapat juara I kategori grup A, piala bergilir yang tahun lalu kami bawa pulang, sekarang kami bawa pulang kembali, ada juga hadiah piala tetap dan uang pembinaan.

Kalau dihitung-hitung biayanya mungkin total bisa habis 5 jutanan, tetapi apalah artinya uang, jika dibanding dengan kekompakan dan kebersamaan serta kedekatan hati jamaah kami di masjid. Juara dan piala adalah bonus tambahan.

wellcome home

Sampai ketemu tahun depan di lomba takbir keliling 1434 H.

tidak lupa memungut sampah bekas bungkus makanan kami di lapangan sebelum pulang

kreasi-kreasi unik di parade takbir keliling desa sumbersari (part II)

Ini adalah kelanjutan dari http://hadiyanta.com/2011/08/31/kreasi-kreasi-unik-di-parade-takbir-keliling-desa-sumbersari/

ada dinosaurus dari jamaah di Kemusuk Argomulyo

jet tempur

Gunungan

Malaikat?

......dan syaitan pun dibelenggu

Replika masjid

jin?

bahtera

tank

Parade Takbir Keliling Jogja Barat di Desa Sumbersari Moyudan Sleman

Parade Takbir Keliling Se Jogja Barat ini di adakan oleh IPPS (ikatan pengasuh pengajian sumbersari), yang diadakan di Lapangan Desa Sumbersari, Kecamatan Moyudan, Kabupaten SLeman, Jogjakarta.

Sedangkang pesertanya berasal dari wilayah jogja barat, yaitu dari daerah kabupaten Sleman dan Bantul.

Sedangkan pialanya adalah sbb :

1. Thropy bergilir Bupati Sleman

2. Thropy DPRD Sleman

3. Thropy Kecamatan Moyudan

4. Thropy Kalurahan Sumbersari

5. Thropy IPPS

Tentu saja dengan uang pembinaan.

Para tamu undangan antara lain perangkat Desa Sumbersari dan para pejabat lainnya

Inilah salah satu panitia sedang memandu jalannya acara Parade Takbir Keliling

Kepala Desa sedang menyulut oncor peserta

Kepala Desa Sumbersari, sedang menyulut oncor tanda dimulainya dengan resmi acara Parade Takbir Keliling se Jogja Barat.

Untuk selangkapnya nanti akan saya tayangkan satu persatu per jamaah, biar seru.