Bukan kopdar dadakan dengan tmcblog membahas harga R25

image

Selasa pagi saya mruput jam 6 dari rumah ke bandara adisucipto yang berjarak 25 km arah ke timur, untuk menjemput tmcblog.

image

Wah ada apa gerangan tmcblog ke jogja? Oh rupanya untuk sarapan pagi dengan saya di di warung makan PAK BEJO di Wiyoro. Kita sarapan SOTO SAPI.

Kemudian kita keliling keliling jogja sampai siang, lalu kembali makan bareng, kali ini di SATE REWULU, yang berada 100 meter barat pintu gerbang DEPO PERTAMINA REWULU. Jadi lebih meriah dengan kedatangan punggawa warungDOHC.com yaitu om Aziz yang nggeber Jeng Tina dari Wates.

Saya dan mas Taufik pesen tongseng, sedangkan om Aziz pesen Sate. Saya dan tmc nasinya satu wakul untuk berdua, tapi kumbokarno dari wates satu wakul nasi dimakan sendiri. Pancen saingane kakak bhima reka sasmoyo.

Sehabis makan siang, kami meluncur ke garasi saya. Sebelumnya mampir sholat luhur di masjid kampung saya. Baru kali ini saya jadi imam sedangkan makmumnya sudah haji, yaitu wak haji Taufik. Bagaimanapun tuan rumah memang lebih berhak menjadi imam.

Sampai dirumah baru duduk sebentar sudah datang si Garong pulsar terlicin di Indonesia. Saya sempat pinjem sebentar untuk beli kripik belut di dusun Nulis. Pancen penak pulsare pak camat kie.

Lalu datang tongsam dengan motor geledeknya dari Wates. Inilah indahnya paseduluran di koboys. Ini juga reuni lumayan lengkap dari pertemuan kita yang pertama di rumah makan PRING SEWU saat deklarasi pembentukan koboys secara resmi pada tahun 2010 yang lalu.

Kemudian datang begawan gora emon dengan kedua buah hatinya. Lengkap sudah pertemuan kami sore ini.

Akhirnya setelah sholat asyar dan sekali lagi saya menjadi imam tmcblog, maka rapat dibubarkan.

Tmcblog diantar ke bandara oleh warungDOHC pakai jeng tina. Denger denger pilotnya emang jago ngebut sampai copilotnya erat menggenggam Peyek biar tidak remuk. Karena peyek ini untuk oleh oleh permaisuri di Bogor #savePeyek.

Akhir dari pertemuan ini bahwa kami sepakat untuk R25 harganya kami patok kisaran 53 juta saja. Lhoh opo hubungane?

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Iklan

Turing ke Pacitan pakai honda Vario Techno, ternyata enak juga :-D

IMG_20130607_194403

Mau turing ke Pacitan gan, hari sabtu tanggal 8 Juni 2013, bensin vario saya isi full di POM bensi PEDES, jalan wates km 10, eh cuma habis Rp 15.000, sudah full, biasanya pakai BC harus minimal Rp. 50.000 saja belum full. Kebetulan BC lagi ngambek karena akinya soak. Ini 17.621,9 KM sesaat saya isi.

IMG_20130608_091851

Berkumpul dulu di AHM Jombor, ini sebelum berangkat, dari kiri adalah Yudha CS1, Hyoga NVL, Vario yang saya pakai, Mustwan megapro, dan Padmoko pakai spacy, TMC blog lagi siap siap tuh di belakang sana.

IMG_20130608_093253

Singat saya ini saya foto di bangjo Ringroad Utara yang berpotongan dengan Jalan Kabupaten Sleman. Kami memang dari Jombor keutara, lalu kebarat menuju jalan Kabupaten, lalu keselatan sampai di bangjo ini. Lalu lanjut menyusuri ringroad barat menuju ringroad selatan, dan belok kanan di Bangjo KASIHAN Bantul.

IMG_20130608_093311

IMG_20130608_110212

Ini setiba di rumah Begawan Gora EMON, yang sepesialis oprek CB blar blar, didalam rumah itu ada mesin CB lagi dimutilasi.

IMG_20130608_110244

Ini sampai di Imogiri, KM Spedonya vario 17.666,1. Kita potret potret narsis dulu ya. Tidak lupa naik bukit untuk moto motor motor dibawah.

IMG_20130608_113656

IMG_20130608_123020

Tidak lupa kami mampir sholat dulu, karena dalam perjalanan, maka kami sholat jamak qosor, lohor dan asyar disatukan menjadi dua dua rokaat diwaktu lohor. Masjid yang kami singgahi ini sedang direnovasi, eh kami malah disuguhi minum teh panas. Cocoklah di kondisi hujan. Sebelum melanjutkan perjalanan, kami infaq seiklasnya untuk membantu pembangunan masjid.

IMG_20130608_123554

IMG_20130608_131945

Saya naik vario boncengan dengan begawan gora emon, karena biar tidak capek, mayoritas begawan di depan, sehingga saat saya langsung pulang sesampainya di Pacitan, maka energi saya masih lumayan untuk riding Pacitan Jogja.

Jalanan Jogja dan pacitan relatif halus dan mulus, tetapi jalanan di daerah JAWA TENGAH, bisa dikatakan 1001 lobang siap menanti, entah kenapa jalanan di Jateng kok begitu ya? kemarin saat naik bis acara plant tour ke AHM Cikarang, di daerah sekitas Brebes juga rusak parah.

Paling asyik adalah begitu masuk gapura Selamat Datang Pacitan, jalan muslus di depan menanti. Tapi berhubung saya naik vario ya pasrah ketinggalan dari motor motor semprot. Apalagi pas mau turun ke kota Pacitan, jalannya menurun luamayan tajam, cukup mendebarkan bagi vario yang tanpa engine break, maka saya di kabin penumpang pesen ke pilotnya untuk alon alon wae.

IMG_20130608_133231

 

Ini KM spedometer sesampainya di jembatan sebelum Playen.

 

IMG_20130608_135115

Sampai di Taman Kota Pacitan kurang lebih jam 16, Spedometer menunjukkan 17.709,5 KM, kami istirahat makan, dan jam 16:30 saya pamit untuk pulang balik ke Jogja, berhubung sudah sore, saya terus terang tidak berani lewat jalur selatan Pacitan – Pracimantoro, karena saat siang saja jalanan sepi, belum lagi kondisi jalan yang rusak. Maka saya putuskan untuk lewat Pacitan-Solo, saya juga baru kali ini lewat, kemarin saya sempat lihat di googlemap, jalan ini ada di timur Waduk Gajah Mungkur lalu menuju wonogiri, jalan lumayan lebar dan halus, tetapi saat akan sampai daerah Baturetno jalanan mulai menciut dan kurang bagus. Kadang lewat jalan sepi dan seras di pinggir hutan gitu, tapi untung jalanan memang ramai, saya lihat di spion masih ada sinanr lampu motor dan mobil di belakang, walau didepan kadang sepi.

Sampai imogiri saya ambil jurusan Klaten, ternyata saya lewat BULU, ada rumah pakdhe saya disini, tapi mau mampir sudah malam dan lelah, nanti malah bisa-bisa malas melanjutkan perjalanan, saya ikuti saja trus plang jalan yang menuju Jogja, akhirnya saya njedul di jalan Jogja Solo wetan pabrik susu SGM Klaten.

Sampai di jalan wates KM 9 kisaran jam 21:30, saya mampir beli bakmi godog dulu di langganan saya.

Benar-benar perjalanan yang menyenangkan campur sedikit menegangkan. Pakai vario ternyata enak juga, karena jok bagian depan lumayan tebal, dan enakknya tinggal puntir gas saja, kalau jalanan halus dan lurus sih ngacir, tapi kalau jalanan naik ya pasrah pol gas paling hanya mentok 40kpj, karena boncengan juga.

Untuk konsumsi BBM, saya dari rumah full, lalu isi 10.000 di pon Sihono Wonosari, lalu isi 5 ribu di Pacitan, lalu isi 10.000 di POM Baturetno, sampai rumah saya isi full lagi 15.000

IMG_20130608_155752

IMG_20130609_080312

Karena vario ini adalah montor pinjeman maka saya servis dulu di AHASS GODEAN, servis dan ganti olie, biar saat saya kembalikan ke yang empunya sudah enak lagi. Spedometernya 17.954,1 KM. Rumah saya ke Ahass GOdean adalah 5KM.

IMG_20130609_081413

IMG_20130609_081725

test ride honda versa di jalanan perkotaan jogja

IMG02448-20130610-1427

Kesampaian juga saya test ride honda versa di jalanan kota jogja, versa ini adalah milik HSO Jogja yang dipinjamkan ke TMCblog untuk dipakai turing ke Pacitan bersama koboys dari hari Sabtu tanggal 8 Juni 2013 sampai Senin 10 Juni 2013.

Saat hari sabtu, versa ini full dipakai oleh TMC, dan saya sendiri menemani TMC sampai di pusat kota Pacitan, yaitu di taman kota, dan langsung pulang sore itu juga karena ada urusan keluarga pada hari ahad.

Senin jam 10 TMC berangkat dari Pacitan menuju Jogja, dan melewati kantor saya di Patuk Gunungkidul, sehingga mampir, karena motor pulsar black coyote saya rusak sejak jumat di kantor dan maka saya sekalian nunut pulang mbonceng mas Ardi KilauBiru, sementara sorenya pulsar saya diambil oleh mas Hakim dari bengkel Joker999, yang ternyata hanya akinya yang rusak karena dipakai 3 tahun 4 bulan, lumayan awet juga.

IMG_20130610_125916

IMG_20130610_133530

IMG_20130610_135550

IMG_20130610_140013

IMG_20130610_145221

IMG_20130610_150502

Turun dari kantor, TMC masih menggunakan versa, sampai di Soto pak Slamet Jalan Wonosari, lalu disinilah saya mulai memakai versa, untuk saya yang tinggi 175cm, ya enak saja tanpa dingklik detected pakai versa ini, posisi ridingnya malah mirip naik bebek, karena foot step posisi mirip bebek, dan setang juga enak banget, sehingga posisi riding saya hampir tegak lurus, cocok banget nih vera untuk membelah jalanan padat perkotaan.

Sayangnya karena versa ini sudah menempuh Jogja-Pacitan-Jogja (kantor saya), maka rantainya agak kendor, jadi saat gigi satu agak kurang nyaman, tapi saya yakin saat posisi normal kekencangan rantainya normal, maka akan enak.

Saya selalu tidak bisa ngebut dengan kondisi lalu lintas yang ramai, apalagi memakai motor baru yang saya belum familier. Sehingga saya selalu ketinggalan dengan vario 125 nya mas kilau biru yang diboncengi TMC.

Karena posisi ridingnya enak, maka saat dipakai membelah kota juga tidak ada masalah, meski jalanan macet dan krodit. Kami melewati jalan wonosari-ringroad timur-janti-gejayan-ambil jalan tengah utara UNY yang pinggir selokan mataram, terus kebarat sampai jalan yang tembus TUGU, belok utara masuk ringroad utara, lalu kebarat menuju JOmbor-lalu HSO AHM Jogja.

Yang paling seneng dari versa ini adalah suaranya ngeBASS merdu, pulsar saya kalah deh suaranya. Kayak motor CCnya bukan 150 saja nih versa.

Sebenarnya kalau versa ini dipenjemin ke saya barang seminggu, saya pasti bisa test macem-macem. Tapi ya sudah begitu sampai HSO Jogja ya balikin lagi ke Honda 😀

IMG02451-20130610-1428

IMG02449-20130610-1428

Turing tmcblog feat koboys ke LOROK PACITAN

image

Hari sabtu tanggal 8 Juni 2013, akhirnya menjadi hari yang indah bagi tmcblog dan koboys, karena bisa melakukan turing dari Jogja ke Pacitan setelah tertunda 3 lebaran 😀

tmcblog mendarat di bandara Adisucipto jam 7:00 dan dijemput salah satu koboys yaitu mas Mustawan pakai honda megapro. Langsung dibawa ke AHM Jombor, karena memang tmcblog meminjam unit testride honda versa. Saya juga menuju ke AHM Jombor dan disana sudah ada tmcblog, mas Mustawan, mas DIDA HC3, pak Budi HC3 dan pak Jumanto HC3. Satu persatu koboys datang ke AHM jombor, yaitu mas Padmoko pake spacy, mas Yudha pakai CS1 dan mas Hyoga pakai NVL. Saya sendiri pakai vartech, karena BC lagi ngambek saya tinggal di kantor.

Jam 9:20 kita start dari AHM Jombor, keluar AHM kita belok kiri, sampai bangjo dekat dealer Bajaj yang ternyata masih ada di jogja, kami belok kiri kearah barat, lalu setelah sampai jalan kabupaten kami ambil kiri (selatan) menuju ringroad utara yang barat perempatan Jombor, lalu kami masuk ringroad barat menuju ringroad selatan. Sampai di bangjo KASIHAN Bantul, kami belok kanan (selatan) menuju rumah begawan Gora Emon, melewati Selarong tempat perjuangan Pangeran Diponegoro. Akhirnya kami sampai di utara rumah begawan, tapi kami mampir dulu ke soto pak bloon junior. Makan siang dulu.

image

image

Seterlah makan soto kemudian kita kerumah begawan, nungga duet horee dari wates. Akhirnya jam 11:00 kita berangkat melalui Palbapang ke timur masuk jalan Imogiri barat, lalu naik melewati makam raja-raja Mataram di Imogiri, kita sempatin berhenti dan potret potret di bukit yang eksotik.

Setelah itu kami naik melewati balai desa Mangunan, kami ambil kiri menuju hutan pinus, hutan yang dikagumu oleh Azizy horee, dan sempatin foto-foto disini.

Lalu perjalanan kami lanjutkan menuju playen, kami mampir sholat dulu disebuah masjid, setelah itu lanjut ke Playen. Berhenti agak lama di jembatan sebelum playen.

Perjalanan dilanjutkan melewati Playen dan sampai air mancur SIHONO Wonosari, disini Tongsam, duet horee, dan Hyoga balik kanan pulang karena ada urusan lain.

Perjalanan kami teruskan melalui Pracimantoro lalu bablas ke arah pacitan dengan tag lain kota 1001 lobang 😀 karena memang jalannya masih banyak berlubang di beberapa ruas.

image

image

Akhirnya sampai di taman kota Pacitan jam 16:00 lalu kami istirahat dan makan. Saya balik kanan jam 16:30 pulang ke jogaja melalui wonogiri-klaten-jogja, sejauh 130an Km saya tempuh 5 jam hanya berhenti untuk isi bensin.

image

image

image

image

koboys koboys koboys di melia purosani

Beberapa hari yang lalu saya dihubungi mas Taufik tmcblog, katanya mau ke jogja, yaitu acara test turing yamaha mio J. Karena acaranya padat banget, maka kami koboys nyerbu ke lobby hotel melia purosani, lalu dilanjut masuk kamar tmcblog untuk ambil stiker dan ngobrol lagi sampai jam 23:15.

Ngobrolnya tentu tidak jauh dari dunia blog otomotif beserta turunan turunannya.

Saya mau absen yang datang saja

1. Hilarion Didik MP

2. hadiyanta

3. TMCblog

4. Salim P220

5. Handoko Yosep

6. Irfan Jombliz

7. Rifky Mercon

8. Agunk Ae

9. Iwan Banaran

10. Padmoko Broto (duduk kiri)

11. Adhani Jauhari (duduk kanan)

12. Uung (ora ketok)

13. Tiger Piceks (ming klintar klinter sekitar lobby, rawani salaman)

3 cutting stiker baru penghias pulsar saya

Untungnya motor saya si Black Coyote ini dari awal beli hanya ada dua stiker di buritan kiri dan kanan yaitu tulisan 180 DTS-i, sehingga saat sedulur-sedulur koboys memberikan cutting stiker nama blog masing-masing, saya bisa tempel disana sini, nyari tempat yang pas yang sesuai dengan besarnya stiker.

Kemarin saat acara Koboys-AHM di Pringsewu, saya dapat 3 stiker

tmcblog dari mas Taufik Hidayat (bogor)
otomotifzone dari kang Uung (banyumas)
jaranwesi dari PBNJ (magelang)

Inilah uniknya motor member koboys, stikernya pasti beda dengan motor lain, bukan stiker klub atau stiker pada umumnya yang lain 😀
image

image

image

ini stiker lainyang menempel

http://hadiyanta.com/2011/02/22/stiker-change-koboi/

http://hadiyanta.com/2010/10/16/sponsor-di-box-pulsar-ug4-ku/

Silaturami koboys-AHM-TMC-IWB-EDO

image

image

Inilah silaturahmi antara koboys, AHM, tmcblog, Iwan Banaran, dan Edo Rusyanto, tiga nama terkhir adalah blogger ibukota yang diundang untuk meliput acara AHM di Jogjakarta.

Tempat silaturahmi ini di Pringsewu restoran, yang terletak di Jalan Magelang. Setahun yang lalu tepatnya 7 September 2010, koboys dideklarasikan di tempat ini juga. Jadi ini sekaligus ultah koboys pertamax. Pada ultah pertama ini, koboys melakukan bakti sosial menyumbang air untuk daerah kekeringan di gunungkidul pada tanggal 11 September 2011, dana terkumpul 6,1juta semua dari sedulur koboys, OBI, dan koboi.

Untuk tanggal 2 September 2011 koboys bersama AHM juga akan melakukan lagi acara baksos yaitu AIR UNTUK GUNUNGKIDUL, yaitu mnyumbang 60 tangki air ukuran 5.000 liter ke wilayah kecamatan Paliyan Gunungkidul.

Trimakasih untuk sedulur koboys dari jauh yang datang, yaitu sedulur Banyumas yang diwakili empat orang, yaitu Cak Poer juragan mie ijo, pakdhe Maskur, kang Uung, dan kang Chubi Tamansari. Sedangkan dari Jawa Timur ada kang Amamoto Warrock dan mas dokter Alvian beserta pasangannya. Dari Magelang ada Widyo, Astoni, PBNJ, dan Andi Suranto.

Alhamdulillah peserta mbludak diluar perkiraan saya, sungguh menyenangkan silaturahmi kali ini.

image

Foto selengkapnya klik disini Baca lebih lanjut