Resmi mendaftar klub voli GODEAN PUTRA

Anak cowok saya kemarin mendapat surat edaran dari klub voli yang diikutinya, isinya untuk mendaftar secara resmi. Selama sebualan pertama kemarin, memang disuruh ikut latihan dulu, untuk pendaftaran resmi menyusul, demikian dahulu pengurusnya bilang.

Untuk pendaftaran cukup Rp. 15.000 saja, dan iuran rutin tiap bulan hanya Rp. 10.000,- sesungguhnya ini murah banget, bayangkan saja anak saya seminggu latihan 3 kali yaitu Minggu, Selasa dan Kamis, sebenarnya sabtu juga ada, tapi saya hanya ambil 3 kali latihan saja untuk anak saya biar selang seling harinya.

Klub Voli Godean Putra ini Penanggung Jawabnya adalah Bapak Suparlan, beliau yang punya rumah yang dipakai untuk latihan, ya latihan memang di lapangan voli biasa dan di halaman samping dan depan rumah Bapak Suparlan.

Kemarin saya kebetulan di angkringan ketemu sodara saya yang kerja di KONI Sleman, rupanya sodara saya ini sering bekerja sama dan juga berteman baik dengan Bapak Suparlan, jika ada event bola voli di Sleman atau Jogja, maka tak lepas dari peran sodara saya dan Bapak Suparlan ini.

Menurut sodara saya, latihan di GODEAN PUTRA ini lebih baik, karen benar-benar dari dasar, dan Bapak Suparlan ini pengalamannya sudah puluhan tahun dalam pembinaan atlet voli, sehingga bisa mengasah atlit voli yang bernaung di Godean Putra.

Untuk pelatihnya bagian cowok adalah Bapak Slamet Lestari, kayaknya seingat saya dulu beliau terkenal dengan nama WAHYU ASRI, dikenal di kalangan atlit voli daerah Sleman kisaran tahun 80-90an.

Untuk cewek, setahu saya yang melatih Bapak Budi, kata sodara saya, beliau dulu pelatih YUSO.

Godean Putri latihan di depan rumah Bapak Suparlan

Syukurlah saya bisa memberikan ruang untuk anak-anak saya bisa menyalurkan kesenangannya main bola voli, mungkin besok bisa ke jalur profesional ya Alhamdulillah. Misal proliga.

Iklan

Bikin lapangan voli di kebun belakang

image

Hari ini anak-anak saya libur karena kelas enam sedang UNAS, dan mereka tadi jam 6 sudah main di halaman belakang, membersihkan tanah dari sampah untuk latihan voli.

Lapangan volinya sederhana saja, tapi sudah dilengkapi jaring disisi selatan untuk menahan bola agar tidak bablas, dan NET nya juga dibuat dari jaring yang asalanya untuk pagar kandang ayam, semuanya dibuat sendiri oleh anak saya yang cowok.

Lumayan juga bisa main voli tiap ada kesempatan, dan hal ini menjauhkan mereka dari tayangan TV yang belum patut dilihat oleh anak-anak.

Rencana kedepan mungkin saya carikan pasir di sungai dekat rumah, atau mungkin belikans aja pasir 1 truk. Lapangan voli dari pasir bisa melatih jumping lebih tinggi saaat bertading di lapangan yang keras/lantai. Keuntungan kedua pasir tidak becek saat hujan.

image

image

image

image

Posted from WordPress for Android Samsung Galaxy 5 by hadiyanta

bola voli untuk anakku

Hari ini setelah selesai servis rutin si BC, saya meluncur ke toko ARENA, di selatan Purawisata Jogja untuk membelikan bola voli untuk anak saya. Seperti sudah saya tulis sebelumnya bahwa anak anak saya ikutan latihan voli, lumayan biar mereka sehat, urusan prestasi biarlah itu bonus jika memang nanti bisa berprestasi.

Molten V 3500

Toko ARENA ini memang khusus menjual peralatan olahraga, saat saya masuk, sudah terlihat deretan bola voli di bagian sisi utara toko, lalu salesnya langsung menyodori selembar kertas berisi macam-macam merek bola voli beserta seri dan harganya, kalau merek MIKASA kisaran 300.000 sampai 550.000 tergantung seri. Kalau merek MOLTEN kisaran 150.000 sampai 350.000 tergantung serinya juga. Sayang sekali saya lupa tidak motret brosurnya tadi.

Jadwal voli

Suasana latihan

 

Suasana latihan

Akhirnya pilihan jatuh ke merek MOLTEN dengan harga Rp. 270.000, saya pikir ini tengah-tengah secara kualitas. Serinya adalah V3500, agaknya ini model baru dari segi potongan kulit luar yang beda dengan kebanyakan bola voli yang pernah saya pegang.

ini notanya 😀

Harapan saya nanti dirumah anak-anak saya bisa belajar passing, dll sehingga bisa lebih cepat bisa dan lebih bagus hasilnya.

anak-anakku pilih ikut voli dari pada sepakbola

Umum di lingkungan kita sekarang, anak-anak usia TK hingga SD sudah serius ikut sekolah sepakbola, tetapi lain dari pada trend yang ada, anak-anakku malah lebih seneng ikutan bola voli. Awalnya saya tawarkan mereka, terutama yang cowok, untuk ikut sepakbola atau voli, dan mereka pilih voli, lagi pula kalau voli untuk cewek juga tidak terlalu ekstrim ketimbang cewek mauin sepakbola.

Suasana latihan PUTRI GODEAN yang umur SMP SMA

Yang lebih penting dari keikutsertaan mereka adalah saya hanya ingin mereka punya kegiatan oloh raga positif, syukur nanti bisa berprestasi kedepannya. Kalau ikut sepakbola, persaingannya sudah sangat penuh sesak, beda dengan bola voli yang sedikit anak mau bergabung di sekolah voli, sehingga kedepan mungkin peluang untuk berprestasi lebih terbuka.

Latihan perdana dik Ryan pake celana merah, paling imut.

 

Kemarin dengar dari pelatih, umuran kelas 3 SD memang pas, nanti kelas 5 SD sudah bisa main voli dan bisa mewakili lomba batasan usia tertentu.


Anak-anak saya ikut voli di daerah Godean, di dusun Buntalan, ini di sebelah selatan SMEA I GODEAN.